Lompat ke isi utama

Berita

Refleksi 8 Tahun Bawaslu Kabupaten/Kota, Menakar Kesiapan Pengawasan Menuju Pemilu 2029

HUT ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia, Sabtu (15/8/2026).

HUT ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia, Sabtu (15/8/2026).

Tabanan — Bawaslu Kabupaten Tabanan memperingati HUT ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia dengan mengusung semangat “Refleksi 8 Tahun Bawaslu Kabupaten Tabanan dalam Mempersiapkan Strategi Pengawasan Pemilu 2029”. Kegiatan berlangsung di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tabanan, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan pengawasan selama delapan tahun sekaligus membuka ruang diskusi dari berbagai unsur yang selama ini menjadi mitra Bawaslu Tabanan. Peringatan HUT dikemas sederhana melalui silaturahmi bersama para mitra dan pemangku kepentingan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Nyoman Gede Putra Wiratma, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali Ida Bagus Putu Adinatha, Ketua KPU Kabupaten Tabanan I Wayan Suwitra, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tabanan I Kadek Dwi Putra Adinata, Perwakilan Pewarta Tabanan Dewi Puspita beserta jajaran, serta Kepala Sekretariat dan jajaran Bawaslu Kabupaten Tabanan.

Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Nyoman Gede Putra Wiratma menekankan bahwa perjalanan delapan tahun Bawaslu Kabupaten/Kota, termasuk didalamnya Bawaslu Kabupaten Tabanan, tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Delapan tahun Bawaslu Kabupaten Tabanan melakukan kerja-kerja pengawasan tentu tidak lepas dari dukungan, kerja sama dan komunikasi yang intensif dari seluruh elemen masyarakat Tabanan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tantangan pengawasan di Tabanan membutuhkan koordinasi yang semakin kuat. Dengan wilayah Kabupaten Tabanan yang luas, mencakup 10 kecamatan, sementara dukungan personel terbatas, kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan I Ketut Narta mengatakan, HUT ke-8 menjadi momentum refleksi sekaligus memperkuat langkah menuju Pemilu 2029. Meski secara kelembagaan baru berusia delapan tahun, jajaran Bawaslu Tabanan telah memiliki pengalaman mengawal dua Pemilu dan dua Pilkada sebagai pijakan menghadapi tantangan pengawasan ke depan.

“Pengalaman sebelumnya menjadi modal bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pengawasan. Kami terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari seluruh pihak,” kata Narta.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali Ida Bagus Putu Adinatha menilai, memasuki usia delapan tahun, Bawaslu Kabupaten/Kota berada pada fase menuju kedewasaan kelembagaan, yang diharapkan diikuti semakin matangnya langkah dan kebijakan Bawaslu Tabanan ke depan.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Tabanan I Wayan Suwitra mengapresiasi perjalanan Bawaslu Tabanan. Menurutnya, usia kelembagaan bukan ukuran utama karena kualitas personel dan pengalaman jajaran telah terbukti melalui pengalaman. Ia menilai koordinasi dan komunikasi  yang terbangun antara KPU dan Bawaslu sangat baik selama ini dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu.

Dari unsur Pemerintah Kabupaten Tabanan, Kabid Poldagri Bakesbangpol I Kadek Dwi Putra Adinata menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara Pemilu. Ia berharap Bawaslu Tabanan semakin profesional, memperkuat kualitas kelembagaan, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan media dalam mengawal demokrasi.

Dari perspektif media, Anggota Pewarta Tabanan Dewi Puspawati menilai hubungan Bawaslu Tabanan dengan insan pers telah terjalin baik melalui komunikasi yang terbuka. Ia mendorong Bawaslu Kabupaten Tabanan terus berinovasi dalam mengembangkan pengawasan partisipatif.

Rangkaian HUT ke-8 diisi dengan pemutaran video refleksi perjalanan Bawaslu Kabupaten Tabanan dan ucapan dari berbagai elemen masyarakat, dilanjutkan prosesi peniupan lilin dan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur atas perjalanan delapan tahun kelembagaan.

Momentum tersebut menjadi ruang refleksi dan penguatan komunikasi bersama para mitra, sekaligus menghimpun berbagai perspektif sebagai bekal menghadapi dinamika pengawasan Pemilu 2029.

Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Kabupaten Tabanan menegaskan pentingnya sinergi, komunikasi, dan partisipasi berbagai elemen untuk mewujudkan pengawasan yang adaptif, responsif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.