Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tabanan Matangkan Persiapan Dukung Pemilos 2026 dan Jala Bali

Dua agenda rapat pada Senin (5/10/2026).

Dua agenda rapat pada Senin (5/10/2026).

Tabanan – Bawaslu Kabupaten Tabanan mematangkan keterlibatan kelembagaan dalam dua agenda strategis yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tabanan. Pembahasan tersebut dilakukan melalui dua agenda rapat pada Senin (5/10/2026), yakni tindak lanjut Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan dan persiapan kegiatan JALA Bali.

Kedua rapat ini dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan I Ketut Narta, Anggota Ni Putu Ayu Winariati dan I Made Winarya, Kepala Sekretariat Ni Komang Fitri Suarnadi, para kepala subbagian, serta seluruh jajaran sekretariat.

Rapat pertama difokuskan pada tindak lanjut hasil rapat persiapan Pemilos Serentak Tahun 2026. Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan, I Ketut Narta, menekankan pentingnya menyamakan persepsi sekaligus mematangkan bentuk keterlibatan Bawaslu dalam pelaksanaan Pemilos, khususnya pada tahapan pembekalan dan pemantauan pelaksanaan pemungutan suara.

Dalam pembahasan tersebut, Bawaslu Tabanan turut mempersiapkan materi yang akan disampaikan dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Pemilos.

“Bimtek ini harus menjadi satu kesatuan, tidak hanya untuk pengawas/PTPS, tetapi juga KPPS. Kita perlu menyamakan pemahaman sejak awal agar pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Narta.

Pemungutan suara Pemilos Serentak dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober 2026. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, koordinasi dilakukan lebih awal untuk memastikan kesiapan Bawaslu dalam melakukan monitoring pada hari pelaksanaan.

Usai membahas Pemilos, rapat dilanjutkan dengan agenda persiapan kegiatan Jala Bali. Rapat tersebut menjadi bagian dari finalisasi kesiapan Bawaslu Kabupaten Tabanan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Jala Bali (Jaga Alam dan Lingkungan) Bawaslu Provinsi Bali yang akan diselenggarakan di Kabupaten Tabanan.

Dalam rapat ini, pembahasan diarahkan pada pemantapan aspek operasional. Setelah tahapan persiapan dan koordinasi dilakukan, jajaran diminta memastikan kesiapan teknis di lapangan sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan efektif.

Narta menegaskan, kesiapan tidak berhenti pada perencanaan. Jajaran sekretariat juga harus mampu bergerak cepat apabila muncul situasi yang membutuhkan respons langsung saat kegiatan berlangsung.

Melalui rangkaian rapat tersebut, Bawaslu Kabupaten Tabanan memastikan setiap agenda yang melibatkan kelembagaan dipersiapkan secara terukur, dengan mengedepankan koordinasi, kejelasan peran, serta kesiapan jajaran dalam merespons dinamika di lapangan.