Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tabanan Perkuat Akuntabilitas Kinerja melalui Evaluasi IKU 2026

Foto

Bawaslu Tabanan Perkuat Akuntabilitas Kinerja melalui Evaluasi IKU 2026

Denpasar – Bawaslu Kabupaten Tabanan memperkuat akuntabilitas kinerja pengawasan melalui Forum Diskusi Evaluasi Implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) 2026 dan Integrasi E-Monev CERMAT di Duta Orchid Garden, Denpasar, Sabtu (3/10/2026). Forum ini menjadi momentum evaluasi capaian kinerja sekaligus persiapan implementasi IKU Tahun 2027.

Bawaslu Kabupaten Tabanan hadir  Ketua I Ketut Narta, didampingi Anggota I Made Winarya dan Ni Putu Ayu Winariati, serta jajaran sekretariat selaku pengampu dan operator aplikasi CERMAT. Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota Bawaslu RI, Dr. Herwyn Jefler Hielsa Malonda, S.Pd., S.H., M.Pd., M.H., Tim Ahli Bawaslu RI Wenly R. J. Lolong, serta jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali.

Ketua Bawaslu Provinsi Bali I Putu Agus Tirta Suguna dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum diskusi tersebut bertujuan mengevaluasi implementasi IKU sebagai instrumen pengukuran kinerja lembaga. Evaluasi ini diperlukan untuk meninjau capaian pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat efektivitas monitoring dan evaluasi kinerja pengawasan.

Anggota Bawaslu RI, Herwyn Jefler Hielsa Malonda, yang juga Koordinator Divisi SDMOD, menegaskan bahwa evaluasi dan monitoring IKU merupakan bagian dari pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas pimpinan Bawaslu kepada publik.

Menurutnya, hasil evaluasi menjadi bahan penting untuk mendorong terwujudnya lembaga yang akuntabel sekaligus menjadi acuan dalam mempersiapkan IKU Tahun 2027.

“Ini menjadi bahan yang dapat kita pertanggungjawabkan ke publik sehingga menciptakan lembaga Bawaslu menjadi akuntabel,” ungkap Herwyn.

Forum diskusi menghadirkan sejumlah narasumber dengan materi strategis terkait pengukuran kinerja dan penguatan tata kelola kelembagaan. Arif Nur Alam membahas transparansi data kinerja dan akuntabilitas publik lembaga pengawas pemilu. Akademisi Dr. Rafih Sri Wulandari, S.IP., M.Si., memaparkan pengukuran kinerja pengawas pemilu berbasis bukti.

Sementara itu, Jojo Rohi mengulas partisipasi masyarakat dan pengukuran kepuasan publik sebagai basis bukti outcome IKU. Dr. Irene Tangkawarow, S.T., MISD, menyampaikan materi mengenai aspek penilaian, verifikasi berjenjang, dan integrasinya pada aplikasi E-Monev CERMAT. Adapun Jefri Adriansyah, S.IP., M.E., memaparkan format alat kerja monitoring dan evaluasi IKU pengawas pemilu.

Keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Tabanan dalam forum ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan kinerja, mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi E-Monev CERMAT, serta memperkuat pelaksanaan pengawasan pada masa non-tahapan. Melalui evaluasi berbasis data dan bukti, kinerja kelembagaan diharapkan semakin terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.