Bawaslu Tabanan Ajak Masyarakat Jaga Kepercayaan Publik melalui Konsolidasi Demokrasi
|
Tabanan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tabanan terus memperkuat konsolidasi demokrasi di luar tahapan pemilu. Kali ini, Bawaslu menggelar kegiatan bertema "Menjaga Kepercayaan, Merawat Demokrasi" bersama tokoh masyarakat sekaligus pelaku usaha Es Waneng Tabanan, I Wayan Eka Suartawan, di Warung Es Waneng, Jalan Mawar Nomor 23, Gerokgak, Tabanan, Senin (20/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Anggota Bawaslu Kabupaten Tabanan, Ni Putu Ayu Winariati, S.P., merupakan tindak lanjut Instruksi Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu berupaya membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat guna memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan demokrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ni Putu Ayu Winariati menjelaskan bahwa menjaga kepercayaan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga harus terus dipelihara pada masa di luar tahapan melalui edukasi dan konsolidasi bersama masyarakat.
"Kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu harus terus dibangun melalui pelaksanaan pengawasan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Bawaslu juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif sebagai langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran pemilu," ujar Ni Putu Ayu Winariati.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Pemilik Es Waneng Tabanan, I Wayan Eka Suartawan, menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam kehidupan demokrasi. Ia menilai seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondusivitas, menghormati perbedaan pilihan politik, serta berpartisipasi aktif dalam menciptakan demokrasi yang sehat dan bermartabat.
Selain bertukar pandangan mengenai pentingnya kepercayaan publik, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog antara Bawaslu dan masyarakat dalam memperkuat pemahaman mengenai pengawasan partisipatif. Bawaslu berharap masyarakat tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga berperan aktif dalam mengawasi jalannya proses demokrasi demi mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Tabanan berharap sinergi dengan berbagai elemen masyarakat semakin kuat sehingga semangat menjaga kepercayaan publik dan merawat demokrasi terus tumbuh. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemilihan umum yang berintegritas, berkualitas, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.