Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tabanan Gandeng Dinas Perikanan Kawal JALA Bali di Oktober 2026

Koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tabanan, Kamis (17/9/2026).

Koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tabanan, Kamis (17/9/2026).

Tabanan - Bawaslu Kabupaten Tabanan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan JALA Bali (Jaga Alam dan Lingkungan) yang akan digelar di Tabanan pada Oktober 2026. Sinergi ini dibangun melalui koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tabanan, Kamis (17/9/2026).

Di balik rencana seremonial itu, Bawaslu melihat persoalan yang lebih dalam. Kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan tidak bisa hanya dijaga dengan regulasi. Butuh kesadaran kolektif. Jika masyarakat tidak berdaya secara ekonomi dan lingkungan, maka mereka akan mudah menjadi sasaran politisasi bantuan.

Karena itu, JALA Bali tidak dirancang berhenti sebagai aksi bersih-bersih. Bawaslu ingin mengubahnya menjadi gerakan budaya. Kolaborasi dengan Dinas Perikanan penting agar program ketahanan pangan berjalan sesuai tugas dan fungsi, tanpa dipolitisasi, dan benar-benar sampai untuk keberlanjutan alam Tabanan.

Koordinasi dipimpin langsung Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta, didampingi Kasubbag Administrasi Wildan Nova Saputra. Pihak Dinas diterima oleh Sekretaris Dinas I Ketut Putera bersama jajaran Kabid Perikanan.

"Menjaga alam adalah bagian dari menjaga demokrasi. Jika lingkungan rusak, partisipasi rakyat juga akan rapuh. Karena itu JALA Bali harus jadi gerakan bersama, bukan sekadar seremonial," tegas Ketua Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta.