Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tabanan Perkuat Tata Kelola, Bawaslu Bali Lakukan Supervisi

foto

Bawaslu Tabanan Perkuat Tata Kelola, Bawaslu Bali Lakukan Supervisi

Tabanan - Bawaslu Kabupaten Tabanan terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengelolaan keuangan, dan barang milik negara (BMN), yang mendapat supervisi langsung dari Bawaslu Provinsi Bali dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), Rabu (29/4/2026) bertempat di ruang rapat.
Supervisi dan Monitoring tersebut disambut hangat oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan I Ketut Narta di dampingi oleh anggota I Made Winarya dan Ni Putu Ayu Winariati serta kepala sekretariat Ni Komang Fitri Suarnadi dan jajaran Sekretariat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan I Ketut Narta menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga akuntabilitas dan profesionalitas kelembagaan. Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan tim Bawaslu Provinsi Bali yang dipimpin Kepala Sekretariat Ida Bagus Putu Adinatha, didampingi Kepala Bagian Administrasi I Gusti Ketut Kartika beserta jajaran.

“Kami menyampaikan terima kasih atas pembinaan dan supervisi yang diberikan. Ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan kinerja kesekretariatan,” ujar Narta.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tabanan juga mencatat capaian positif dengan masuk lima besar pengelolaan keuangan terbaik tingkat Provinsi Bali. Capaian ini didukung oleh tertibnya realisasi anggaran, pengelolaan buku kas umum (BKU), kas tunai, dan kas bank yang dinilai telah berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali Ida Bagus Putu Adinatha menekankan pentingnya adaptasi terhadap kebijakan pusat, termasuk perkembangan program “Jumat Sehati, Jumpa Berlian” yang masih menunggu arahan dari Bawaslu RI. Ia juga mengingatkan pentingnya efisiensi dan penajaman program di tengah keterbatasan anggaran.

Meski demikian, Bawaslu Provinsi Bali melalui Kepala Bagian Administrasi I Gusti Ketut Kartika tetap memberikan sejumlah catatan perbaikan, khususnya terkait penyempurnaan data BMN pada aplikasi SIMAN, termasuk penambahan barcode dan pencatatan aset. Hal ini penting untuk memastikan akurasi data serta mendukung perencanaan pengadaan dan penghapusan barang.


Selain aspek keuangan dan BMN, penataan kearsipan juga menjadi perhatian dalam monev tersebut. Bawaslu Kabupaten Tabanan didorong untuk memperkuat pengelolaan arsip secara digital dan manual sesuai pedoman yang berlaku, mengingat tingginya volume arsip pada setiap tahapan pemilu.

Melalui supervisi ini, Bawaslu Kabupaten Tabanan menegaskan kesiapannya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan secara berkelanjutan, dengan dukungan pembinaan dari Bawaslu Provinsi Bali.