Jaga Demokrasi Tetap Sehat, Bawaslu Tabanan Konsolidasi Bersama Perbekel Desa Baru
|
Tabanan, Bawaslu Kabupaten Tabanan kembali mengintensifkan penguatan demokrasi di tingkat desa melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang digelar di Kantor Perbekel Desa Baru, Kecamatan Marga, Kamis (21/5/2026).
Konsolidasi demokrasi tersebut dilaksanakan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Tabanan, Ni Putu Winariati, bersama Perbekel Desa Baru, I Made Suarjana. Diskusi ini mengangkat tema strategis mengenai netralitas perbekel dan perangkat desa dalam dinamika politik dan pemilu.
Dalam forum tersebut, Winariati memantik diskusi dengan menegaskan bahwa kepala desa dan perangkat desa memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat sehingga wajib menjaga independensi serta tidak terlibat dalam politik praktis.
“Jabatan kepala desa memang dipilih melalui proses politik. Namun ketika sudah terpilih, kepala desa tidak boleh lagi berpolitik praktis. Kepala desa harus netral dan berdiri di atas semua perbedaan,” ujarnya membuka diskusi.
Ia juga menanyakan secara langsung bagaimana sikap dan posisi Perbekel Desa Baru dalam menjaga netralitas pada pelaksanaan pemilu sebelumnya.
Menanggapi hal tersebut, Perbekel Desa Baru, I Made Suarjana, menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga sikap netral selama menjalankan tugas pemerintahan desa.
“Saya selaku perbekel selalu netral. Bisa dilihat sendiri apakah saya pernah mengkondisikan atau berpihak, selama ini tidak pernah. Siapa pun yang datang ke desa, sepanjang membawa program yang bermanfaat untuk masyarakat, selalu kami persilakan. Yang penting bisa membantu masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif Bawaslu Kabupaten Tabanan dalam menjaga kualitas demokrasi dan memastikan seluruh jajaran pemerintahan desa memahami batasan serta etika dalam kehidupan politik.