Rapat Manajemen SDM Bawaslu Tabanan
|
Tabanan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tabanan menggelar Rapat Manajemen SDM Pengawas dan Kesekretariatan untuk memantapkan kapasitas aparatur, Rabu (09/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tabanan ini dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan, I Ketut Narta.
Rapat tersebut dihadiri Anggota Bawaslu Tabanan I Made Winarya, Kabag Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Provinsi Bali Ni Luh Supri Cahayani, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Tabanan Dewa Gusti Wira Adi, serta seluruh jajaran pengawas dan staf kesekretariatan Bawaslu Tabanan.
Dalam sambutannya, I Ketut Narta menegaskan penguatan kapasitas SDM menjadi prioritas dalam mempersiapkan organisasi menghadapi dinamika kepemiluan ke depan, termasuk Pemilu 2029.
“Pengawasan pemilu yang berkualitas dimulai dari SDM yang berintegritas, profesional, dan kompeten. SDM kita adalah supporting system bagi seluruh tugas kelembagaan. Karena itu penataan manajemen pegawai, distribusi SDM, dan penguatan lingkungan kerja harus terus dilakukan,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran strategis sekretariat sebagai unsur pendukung kelancaran pengawasan. “Tantangan kita adalah mengimplementasikan ilmu yang didapat hari ini ke dalam tugas sehari-hari. Kita harus siap menghadapi dinamika dan tantangan ke depan,” tegasnya.
Dalam rapat ini juga dibahas sejumlah materi penting. Di antaranya sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, fasilitasi pengawasan, penanganan pelanggaran, pemetaan kerawanan pemilu, serta etika penyelenggara.
Menurut Narta, setiap unsur organisasi harus memahami peran dan fungsinya. Koordinasi yang baik, dokumentasi yang tertib, dan perencanaan yang terukur dinilai penting agar agenda pengawasan berjalan efektif.
Dari sisi kesekretariatan, penerapan sistem merit menjadi perhatian. Pengelolaan aparatur diarahkan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kebutuhan organisasi. Pendidikan dan pelatihan juga ditempatkan sebagai instrumen untuk menjaga relevansi kemampuan pegawai.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tabanan berharap lahir aparatur yang semakin profesional, berintegritas, dan adaptif. Tujuannya untuk mendukung tata kelola organisasi yang efektif, transparan, dan akuntabel dalam mengawal proses demokrasi.