Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Membelajarkan, Bimtek SDM Pengawas se-Bali tentang Penerimaan Laporan Pelanggaran Pemilu

Foto

Bimtek SDM Pengawas se-Bali tentang Penerimaan Laporan Pelanggaran Pemilu

Tabanan — Bawaslu Kabupaten Tabanan mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis SDM Pengawas Se-Provinsi Bali Chapter 2: Penerimaan Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Tabanan beserta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan pengawas pemilu.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Wirka, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi terkait penanganan pelanggaran Pemilu dan Pemilihan. Ia menjelaskan bahwa kejahatan pemilu merupakan perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan pidana pemilu, seperti praktik politik uang, intimidasi, serta tindakan menghalangi pemilih dalam menggunakan hak pilihnya.

Selain itu, I Wayan Wirka menekankan pentingnya ketepatan prosedur dalam proses pemeriksaan maupun klarifikasi laporan dugaan pelanggaran. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan harus dilakukan dengan pertanyaan terbuka serta dilaksanakan secara kolektif dalam tim sesuai dengan surat keputusan yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan seluruh jajaran pengawas pemilu dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran secara optimal untuk meningkatkan kapasitas dalam penanganan pelanggaran serta meningkatkan profesionalisme kelembagaan pengawas pemilu.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, dalam penutupan kegiatan menyampaikan harapannya agar seluruh jajaran pengawas pemilu terus mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas sebagai bagian dari penguatan peran dan fungsi pengawasan.

“Di penghujung kegiatan ini, saya berharap seluruh jajaran terus mengikuti pembelajaran seperti ini untuk menambah pengetahuan dan memperkuat kapasitas sebagai penyelenggara pengawas pemilu dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan mendatang,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Bawaslu dalam memastikan kesiapan jajaran pengawas pemilu yang profesional, berintegritas, dan berkapasitas.