Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Tertib Administrasi, Bawaslu Tabanan Bahas SKM dan IKU untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dorong Tertib Administrasi, Bawaslu Tabanan Bahas SKM dan IKU untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Tabanan, Bawaslu Kabupaten Tabanan mematangkan implementasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai instrumen evaluasi kualitas pelayanan publik, dilanjutkqn dengan pembahasan pengisian IKU di aplikasi CERMAT.

Rapat koordinasi digelar di ruang rapat Bawaslu Kabupaten Tabanan, Kamis (24/9/2026), sebagai tindak lanjut hasil koordinasi dengan Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi Bali.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan, I Ketut Narta, menegaskan pentingnya memperluas jangkauan responden agar hasil survei mampu merepresentasikan pengalaman masyarakat terhadap layanan yang diberikan lembaga.

Menurut Narta, responden dapat dijaring dari berbagai kelompok masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas dan layanan Bawaslu. Peserta pendidikan pengawasan partisipatif maupun organisasi kemasyarakatan dapat menjadi bagian dari responden SKM.
“Dari aplikasi tersebut kita juga harus mencari responden dari masyarakat. Pengisian survei kepuasan masyarakat dapat disampaikan kepada peserta pendidikan pengawasan partisipatif maupun organisasi lainnya,” ujar Narta.

Anggota Bawaslu Tabanan, I Made Winarya, menyebut SKM memiliki posisi strategis dalam mengukur persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan. Hasil survei, kata dia, dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkuat akuntabilitas kelembagaan.

“Survei kepuasan masyarakat ini sangat penting dan bisa menjadi legitimasi lembaga. Karena itu, kita harus menentukan indikator dan memahami terlebih dahulu terkait aplikasi SKM,” kata Winarya.

Senada, Anggota Bawaslu Tabanan, Ni Putu Ayu Winariati, menekankan pentingnya penetapan indikator pelayanan sebelum survei dilaksanakan. Indikator tersebut diperlukan agar pengukuran kepuasan masyarakat memiliki parameter yang jelas dan relevan.

“Pimpinan harus menentukan indikator pelayanan yang akan kita lakukan survei kepuasan masyarakat,” ujar Winariati.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembahasan pengisian logbook kegiatan pada aplikasi CERMAT yang bertujuan untuk mencatat kinerja-kinerja yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Tabanan berupa Indikator Kinerja Utama (IKU).

Rakor turut dihadiri Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tabanan Ni Komang Fitri Suarnadi, pejabat struktural, serta jajaran sekretariat.

Melalui forum tersebut, Bawaslu Tabanan mendorong tertib administrasi yang guna mengoptimalkan mutu layanan, sekaligus merumuskan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.