Jelang Pemilos Serentak 2026, Bawaslu Tabanan Soroti Netralitas dan Etika Penyelenggara
|
Tabanan – Bawaslu Kabupaten Tabanan turut membekali satuan pendidikan dalam persiapan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) Serentak 2026. Bimtek hari terakhir ini dipusatkan di SMAN 1 Kediri, Jumat (9/10/2026), dengan diikuti perwakilan 18 sekolah jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA dari Kecamatan Kediri dan Marga.
Bimtek tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian persiapan Pemilos Serentak yang direncanakan berlangsung pada 21 Oktober 2026 di Kabupaten Tabanan. Dalam kegiatan ini, Bawaslu Tabanan memberikan pemahaman mengenai prinsip demokrasi, pengawasan, serta etika penyelenggara Pemilos.
Anggota Bawaslu Kabupaten Tabanan, Ni Putu Ayu Winariati, menekankan pentingnya menyamakan persepsi bahwa Pemilos merupakan miniatur pemilu. Menurutnya, prinsip-prinsip fundamental pemilu perlu diterapkan agar siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai tahapan, mekanisme, dan proses demokrasi.
“Ketika nanti mengikuti pemilu yang sesungguhnya, siswa diharapkan tidak lagi merasa asing dengan tahapan dan mekanisme pemilu karena sudah memiliki pengalaman melalui Pemilos,” ujar Wina.
Dalam aspek pengawasan, Wina mendorong setiap sekolah membentuk pengawas di tingkat sekolah maupun TPS. Pengawas TPS disarankan berasal dari tingkat kelas yang sama atau lebih tinggi dari petugas yang diawasi serta mengikuti bimtek agar memiliki pemahaman yang selaras dengan KPPS. Hal ini diperlukan agar pengawasan dapat berjalan tegas, objektif, dan bertanggung jawab.
Selain pengawasan prosedural, aspek etika penyelenggara juga menjadi perhatian. Wina mendorong keterlibatan guru BK atau pembina OSIS untuk menjalankan fungsi yang menyerupai DKPP dalam konteks Pemilos, terutama dalam menjaga netralitas, keadilan, dan perilaku penyelenggara.
Meski proses menentukan pilihan di TPS berlangsung singkat, keputusan tersebut memiliki konsekuensi terhadap arah kepemimpinan. Pemilos menjadi ruang awal bagi siswa untuk memahami bahwa setiap pilihan dalam proses demokrasi memiliki nilai dan tanggung jawab.