Kawal Demokrasi dari Sekarang, Bawaslu Perkuat Pengawas Muda
|
Tabanan, Pendidikan Pengawas Partisipatif ini bertujuan memperkuat pengawasan partisipatif pada masa non-tahapan Pemilu melalui pelibatan generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan I Ketut Narta dalam forum Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 pada Selasa (2/6/2026) di WR. Cs Bedha, Tabanan hadir sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan materi tentang pencegahan pelanggaran dan sengketa proses Pemilu serta penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas.
Dalam pemaparannya, Narta menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah demokrasi pada Pemilu 2029 mendatang. Oleh karena itu, keterlibatan anak muda dalam pengawasan partisipatif perlu terus ditingkatkan agar mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan pelanggaran pemilu sejak dini.
Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga memerlukan dukungan aktif masyarakat, khususnya kalangan muda yang memiliki jumlah dan pengaruh besar sebagai pemilih pada pemilu mendatang.
Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, Bawaslu Kabupaten Tabanan berharap peserta dapat meningkatkan pemahaman mengenai kepemiluan, memperkuat kesadaran demokrasi, serta menjadi penggerak pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bawaslu untuk memperluas jaringan pengawasan partisipatif dan memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.