Lompat ke isi utama

Berita

Tajamkan Efisiensi Anggaran, Bawaslu Tabanan Ikuti Penguatan Kelembagaan Pengawas se-Bali

Foto

Tajamkan Efisiensi Anggaran, Bawaslu Tabanan Ikuti Penguatan Kelembagaan Pengawas se-Bali

Tabanan, Upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan profesionalitas pengawasan terus digencarkan. Bawaslu Kabupaten Tabanan mengikuti Pembelajaran Peningkatan Kapasitas SDM Pengawas se-Provinsi Bali Chapter V bertema “Penguatan Kelembagaan melalui Perencanaan Penganggaran” yang digelar melalui zoom meeting, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Bawaslu Provinsi Bali itu diikuti ketua, anggota, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu kabupaten/kota se-Bali sebagai langkah konsolidasi penguatan tata kelola lembaga, khususnya di sektor perencanaan dan efisiensi anggaran pengawasan.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, mengapresiasi komitmen peserta yang tetap mengikuti kegiatan meski bertepatan hari libur. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek bagi yang merayakan serta memaknai momentum Hari Anggara Kasih Perangbakat sebagai hari  suci yang bermakna segala yang dilaksanakan mendapatkan hasil yang maksimal.

Masuk pada substansi, Agus menegaskan pentingnya transformasi tata kelola pengawasan melalui materi Arsitektur Pengawasan: “Transformasi Legitimasi Hukum Menjadi Efisiensi Anggaran.” Menurutnya, penguatan lembaga hanya dapat dicapai melalui kerja kolektif, bukan individual.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bekerja bersama untuk lembaga, membangun bangsa dan peradaban. Setiap insan pengawas harus menjadi pemimpin, minimal bagi dirinya sendiri,” tegasnya.

Ia juga menekankan implementasi Perbawaslu Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tata Kerja dan Pola Hubungan Pengawas Pemilu sebagai fondasi kerja kelembagaan ke depan.

Dalam konteks penganggaran, Agus menyoroti strategi money follow program yakni alokasi anggaran yang difokuskan pada program yang berdampak langsung terhadap kualitas pengawasan.

Sementara itu, Staf Perencanaan Bawaslu Bali, Ebigiel Mariana, memaparkan teknis penyusunan Rencana Kerja (Renja), mulai dari sinkronisasi program, penyusunan indikator kinerja, hingga keselarasan antara perencanaan dan kebutuhan riil pengawasan.

Melalui kegiatan ini, jajaran pengawas pemilu se-Bali diharapkan semakin solid secara kelembagaan, cermat dalam tata kelola anggaran, serta mampu menghadirkan pengawasan pemilu yang efektif, transparan, dan akuntabel.