Bawaslu Tabanan Ikuti Rakor Persiapan Nyepi dan Idul Fitri 2026
|
Tabanan - Bawaslu Kabupaten Tabanan mengikuti rapat koordinasi terkait pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 yang digelar Bawaslu Provinsi Bali, Senin (16/3) melalui Daring (zoom meeting). Rapat tersebut diikuti oleh seluruh ketua, anggota serta jajaran sekretariat Bawaslu kabupaten/kota se-Bali.
Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta hadir bersama anggota I Made Winarya dan Ni Putu Ayu Winariati serta Kepala Sekretariat Ni Komang Fitri Suarnadi didampingi seluruh jajaran sekretariat.
Dalam rapat tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Bali I Putu Agus Tirta Suguna menyampaikan sejumlah arahan terkait kebijakan kerja menjelang hari raya, termasuk penerapan skema Work From Anywhere (WFA) dan Work From Office (WFO) pada 16–17 Maret 2026 di masing-masing satuan kerja Bawaslu kabupaten/kota di Bali.
Selain itu, pihaknya juga mendorong jajaran Bawaslu di daerah untuk menginisiasi kegiatan sosial dengan menyisihkan sebagian tunjangan hari raya guna membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota di Bali dapat menyisihkan sebagian tunjangan hari raya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, seperti panti asuhan maupun penyandang disabilitas. Kegiatan sosial ini rencananya akan dilaksanakan setelah Idul Fitri,” ujar Agus Tirta Suguna dalam arahannya.
Ia menambahkan, Bawaslu Provinsi Bali telah mengagendakan kegiatan sosial tersebut dengan menghimpun dana serta menentukan sasaran penerima bantuan. Penentuan sasaran diharapkan dilakukan berdasarkan skala prioritas agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta menyampaikan pihaknya akan melakukan koordinasi internal bersama anggota dan jajaran sekretariat terkait mekanisme pengumpulan dana serta penentuan sasaran penerima bantuan sosial di wilayah Kabupaten Tabanan.
“Di Tabanan kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan anggota dan jajaran sekretariat terkait pengumpulan dana serta sasaran kegiatan sosial tersebut,” kata Narta.