Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Ajak NU Awasi Pemilu

Foto

Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Ajak NU Awasi Pemilu

Tabanan, Bawaslu Kabupaten Tabanan menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan bersama keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) di Sekretariat Lazisnu, Jalan Ciung Wanara, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan pengawasan partisipatif menjelang agenda demokrasi mendatang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Wirka, Anggota Bawaslu Kabupaten Tabanan I Made Winarya, jajaran sekretariat Bawaslu Tabanan, serta keluarga besar NU, GP Ansor, dan Muslimat NU Kabupaten Tabanan.

Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Wirka menegaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal setiap proses pemilu. Bawaslu, kata dia, diberikan mandat oleh undang-undang untuk memastikan hak pilih warga negara terlindungi dan proses demokrasi berjalan berintegritas.

“Demokrasi memberi ruang kebebasan bagi masyarakat untuk menentukan pilihan. Prinsip satu orang satu suara menjadi fondasi utama dalam menentukan kualitas perwakilan di eksekutif maupun legislatif,” ujarnya.

Wirka juga mengajak masyarakat, khususnya keluarga besar NU di Tabanan, untuk mengambil peran sebagai pengawas partisipatif. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak bisa hanya bertumpu pada lembaga pengawas, melainkan membutuhkan dukungan luas dari masyarakat.

Ia menambahkan, Bawaslu terus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan guna memperkuat ekosistem pengawasan pemilu yang inklusif.

“Semakin banyak masyarakat yang ikut mengawasi, semakin kuat integritas pemilu yang kita hasilkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Lazisnu Kabupaten Tabanan Agus Herianto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program solidaritas Ramadan yang digagas Lazisnu sebagai wadah mempererat kebersamaan sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Melalui momentum Ramadan, kegiatan ngabuburit pengawasan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya menjelang Pemilu 2029.